Cambodia Trip : The Killing Field

20160310_082529

apa yang ada di benak kita ketika mendengar soal Phnom Penh ? kebanyakan sih tau ya kalo Phnom Penh adalah ibukota Kamboja. pasti juga pernah denger juga soal perang saudara di Kamboja ya. yang banyak ga tau adalah, sampai saat ini, di Phnom Penh masih ada sisa sisa perang tersebut.

hah ? sisa perang apa sis ? lho, jangan jangan ga tau kalo di Kamboja pernah perang saudara ? eyyaaaa… *buka buku sejarah*Read More »

Advertisements

Cambodia trip : why and how

map
Kingdom of Cambodia

kalo gue ditanya, di antara negara negara di ASEAN, negara mana sih yang paling pengen gue kunjungin; gue tanpa ragu akan menjawab : semuanya. abisan baru pernah ke Singapura doang kakaaak. kan penasaran sama negara yang lain. tapi kalo daku disuruh milih, yang paling pengen dikunjungi adalah Kamboja.

emang sih, dese kalah pamor sama destinasi lain, macam Thailand atau Malaysia. ditambah konon negara ini masih lebih ‘terbelakang’ dari negara kita. so, kalo main ke sana, emang mau ngapain ?Read More »

tentang memilih

beberapa bulan belakangan ini, otak dan hati saya sedang dipenuhi banyak hal. bukannya biasanya tidak ya, hanya saja rasanya sedikit berbeda dari biasanya. tentang hal hal yang tak lagi remeh, seperti memilih warna jilbab atau memilih film untuk ditonton. tentang hal hal yang memang sepatutnya sudah dipikirkan berbulan lalu, yang masih saja saya hindari, sampai akhirnya ia melemparkan dirinya di depan mata.

tentang saya dan suami. tentang pernikahan kami.

dua tahun lamanya saya dan suami menjalani pernikahan ‘agak semu’ ini. mungkin kalau di Korea, kami sudah dapat julukan macam weekend couple atau apalah. pertemuan yang hanya dua hari di antara tujuh hari seminggu itu begitu mewah dan selalu kami habiskan tuntas. cinta selalu penuh foya foya, bukan ?

tiap ada yang bertanya, kami selalu menjawabnya dengan tertawa. kalau ada yang mencibir ? kami tertawakan juga. toh kami yang menjalani. apa yang ada di balik pintu kamar kami memang seharusnya tidak dibagi bagi.

kami masih optimis bahwa suatu saat nanti kondisi akan berpihak pada kami. kondisi ideal, layaknya puluhan orang lain di sekitar kami. menjalani hari bersama, tanpa perlu ada pihak yang merasa dikorbankan, pikiran maupun ambisinya.

dua tahun lamanya. menunggu keidealan semesta berpihak pada kami.

sampai akhirnya, saya, kami, tiba di titik ini. bahwa mungkin, ideal kami berbeda dengan ideal semesta. bahwa mungkin, semua yang kami canangkan itu memang tidak seharusnya terjadi.

ketika arus takdir membawa kita menjauh dari apa yang kita tuju, sudah saatnya kita duduk kembali dan mempertimbangkan pertanyaan paling dasar yang menjadi pegangan selama ini. apa sih, yang sebenarnya kita tuju ? apa sih yang sebenarnya kita cari ?

mungkinkah ini Tuhan, berbicara pada kami, menunjukkan arah jalan yang seharusnya kami ambil dua tahun lalu ? atau mungkin ini Tuhan, memukul ego kami, yang dengan sombongnya merasa tahu cara menyetir dunia kami ke arah yang menurut kami paling baik ?

ketika tiba saatnya untuk memilih, bisakah kita mengesampingkan semua kesombongan dan menerima apapun yang digariskan, berjuta tahun yang lalu ?

semoga ‘kami’ cukup kuat untuk meredam segala ke’aku’an.

semoga. semoga. dan semoga. pilihan ini diambil dengan jantung yang berdebar kencang, karena saya, manusia biasa yang begitu takut akan ketidakpastian.

at least I know that he will always be there, holding my hand.

7series : jalan jalan essentials

*saat sedang blogwalking, salah satu posting yang paling seneng gue baca adalah posting tentang hal hal yang dinomori. seperti, ’10 cara mencari gebetan saat jalan jalan’, atau ‘5 tanda kamu berjodoh dengan pangeran negeri seberang’. seru aja baca yang dinomerin gitu. nah, gue pun terpikir bikin postingan serupa, bisa tentang apa saja. dan karena angka favorit gue adalah 7, maka terpikirlah gue bikin 7series. ikut ikut dikit 7summit nih yeeee :p. so, shall we ?*

sunrise in sabang

meskipun lagi seneng hayan hayan akhir akhir ini, gue sebenernya anak rumahan lho. parnoan dan suka merasa insecure di jalan. takut begini takut begitu. takut kesasar, takut duit abis, takut ga bisa pulang. semacam punya mental ‘daripada kesasar naik bis, mending naik taksi deh’. susah emang jadi princess. #huft

tapi sejak beberapa kali jalan jalan ‘susah’, akhirnya gue pun mulai mengurangi rasa takut ini. susah di sini maksudnya jalan jalan dengan akomodasi terbatas ya. sebangsa kudu naik bis ekonomi, nggembel di stasiun, nginep di hotel jam jaman (hoahahaha), gitu gitu deh ya. tapi kalo dibawa parno mah tetep parno ya sis. makanya, modal utama pergi pergi itu emang mental sih.

meskipun udah mulai terbiasa jalan jalan agak susah dan bawa barang seperlunya, ada beberapa barang yang ga bisa gue tinggal pas jalan jalan.  jangankan jalan jalan, nginep di rumah mpok kikoy aja barang barang ini kudu gue bawa. biar hati princess ini tetep secure dan damai. yukmari.

selain hape dan dompet yang emang barang wajib, apa aja sih princess’ essentials ini ? dianaaaaa…Read More »

addiction : mellow and brokenhearted song

It’s not a silly little moment,
It’s not the storm before the calm.
This is the deep and dying breath of
This love that we’ve been working on.

Can’t seem to hold you like I want to
So I can feel you in my arms.
Nobody’s gonna come and save you,
We pulled too many false alarms.

We’re going down,
And you can see it too.
We’re going down,
And you know that we’re doomed.
My dear, we’re slow dancing in a burning room.

I was the one you always dreamed of,
You were the one I tried to draw.
How dare you say it’s nothing to me?  IMG_m5syv

I’ll make the most of all the sadness,
You’ll be a bitch because you can.
You try to hit me just to hurt me
So you leave me feeling dirty
Because you can’t understand.

We’re going down,
And you can see it too.
We’re going down,
And you know that we’re doomed.
My dear, we’re slow dancing in a burning room.

Go cry about it – why don’t you?
Go cry about it – why don’t you?

 My dear, we’re slow dancing in a burning room,

 Don’t you think we ought to know by now?
Don’t you think we should’ve learned somehow?

***Read More »

the special one : Sulawesi Selatan

IMAG1002

everyone is unique. termasuk nyokap gue. suka makan pete tapi benci bau pete, suka mengoleksi bebungaan, bahkan rela nungguin bunga wijaya kusuma mekar, dan berbagai keunikan lain yang kadang bikin gue geleng geleng kepala sendiri.

tapi, ada satu keunikan nyokap yang menurut gue paling keren, terutama dulu, di waktu kecil. di antara 10 bersaudara anaknya kakek nenek, hanya nyokap yang lahir di luar Pulau Jawa. tepatnya di Ujung Pandang, Sulawesi Selatan. kakek gue adalah seorang tentara yang tempat tinggalnya berpindah pindah, termasuk ke Ujung Pandang, yang sekarang namanya Makassar.

meskipun cuman lahir dan menetap sampai umur tiga tahun, Ujung Pandang selalu jadi tempat istimewa buat nyokap. selain karena tercantum di KTP, juga karena banyak cerita nenek soal perantauan di Ujung Pandang. rumah yang ada di dekat pantai, orang orang dengan bahasa yang tidak dimengerti tapi sama sama pergi ke masjid, juga ikan ikan segar hasil laut yang sampai sekarang masih jadi kegemaran nyokap.

kalo kata nenek sih, gara gara lahir di sebrang inilah nyokap sekarang demen banget plesir. keliling Jawa Tengah mah cincai. nyokap bahkan dengan gagah berani pergi sendirian ke Bengkulu setelah tamat SMA. set dah. anaknya tamat SMA ngapain ? galau mikirin cowok nyari kuliah seus, hahaha.

cerita cerita inilah yang bikin gue relate ke Ujung Pandang alias Makassar, sambil diam diam berharap suatu hari gue bisa main ke sana.

Tuhan tahu, tapi menunggu; kata Leo Tolstoy.Read More »

Star Wars-fied by Uteesme

b143ff986d7d07f81b425cdc147ec073

gue sering menyebut diri sebagai fangirl Star Wars. hafal ngelotok tokoh tokohnya, paham jalan ceritanya, dan yang paling utama, sering beli berbagai macam Star Wars thingy yang affordable. namanya juga fans ya, terkadang barang yang dibeli pun suka lucu dan agak agak ga penting. so far, barang berbau Star Wars paling ga penting yang gue beli adalah PEZ edisi Star Wars, hahahaha. beli buat punya punyaan aja, dimakan nggak, dipajang nggak. ribet emang.

etapi ternyata, banyak orang ga tau kalo gue fangirl Star Wars. kenapa ? karena menurut beliau beliau, gue ga pernah make outfit berbau Star Wars. NAH LO !Read More »

singapore trip day 3 – Universal Studios, baby !!

20150831_160059

sebelumnya, mohon diingat bahwa trip ke Singapore ini terselenggara berkat jiwa impulsif yang membara. lebih tepatnya, jiwa nekat sih ya. gimana ga nekat, wong pas mutusin ke USS, yang gue tahu soal USS adalah, “kayak Dufan, tapi lebih canggih”.

sotoy banget yak.

meskipun abis itu baru bengak bengok karena harga tiketnya yang subhanallah, hahaha.

jadi, di awal omongan gue sama Ria, kita memang udah mencanangkan bakal main ke USS. padahal ya ga tau dia tempatnya dimana, ke sana naik apa, pokok e modal nekat bae sis. kami sengaja naruh USS ini di hari terakhir biar mainnya bisa puas seharian. flight kami jam 8 malem, jadi harusnya cukup lah ya waktunya.

sayangnya, perkiraan kami salah.Read More »

7 hal menyenangkan di Pulau Payung

20151011_060736
Pulau Payung. kalo hati kamu, udah dipayungin belum ?

diinget inget, terakhir gue main ke laut adalah di bulan April, waktu ikut trip bareng ibupenyu ke Sabang. beberapa bulan berlalu, gue belum main main ke laut lagi. bukan apa apa, kerjaan yang lagi banyak plus adanya kebutuhan lain yang lebih mendesak, bikin gue blas gak kepikiran buat main ke laut. tapi makin lama, jiwa ini kok makin sakau sama laut.

namapun jiwa impulsif ya, begitu baca di twitter soal trip Raja Wisata ke Pulau Payung, hati ini kok langsung terpanggil. selain karena ini weekend trip (pasti murah dong ya) juga karena kayaknya kok destinasi ini termasuk baru. nggak kayak Pulau Tidung yang kayaknya udah overshare banget. so, langsung lah gue ngajakin nyak kikoy dan cup tempat buat trip ini.

oh iya, ini adalah pertama kalinya gue ikut trip dengan tujuan ke daerah sekitar Pulau Seribu. otomatis, ini pertama kalinya juga gue ke Pelabuhan Kaliadem. gue kira pelabuhannya bersih dan teratur, meskipun deket sama pelelangan ikan. eeeeternyataaa, ya rame rame juga. banyak banget mas mas dan mbak mbak yang bawa keril dengan dress code beach holiday. pokoke kudu eksis ya mas, mbak *tos pake tongsis*

20151010_055525
eciyeee…

serunya, di sana banyak yang jual jajanan dan atribut liburan macam kacamata cengdem. ga usah takut laper deh. gue sama nyak aja begitu nyampe langsung beli batagor, hoahahaha. gadis gadis ga kuat iman.

terus, ada keseruan apa aja di Pulau Payung ? ada macem macem sis !! cusss…Read More »