John Mayer’s Songs for Hard Times

howdy people ! kalo lo sedang membaca blogpost ini, maka bisa dipastikan lo lagi gabut, seperti gue yang entah kenapa kok ujug ujug kesambet bikin post ini. 

so yeah, gue sedang mengkarantina diri karena coronavirus ini, dan gue harus admit, gue udah bosen gilak. 24 jam bareng anak dan suami tanpa jeda itu melelahkan ya mwahahaha. ya gimana ngga, dikit dikit ada yang manggil, rebahan dikit udah didusel-dusel. lelah aku bundaaaa, bosen liat kasur sama kompor, hahaha.

jadi, mumpung ada waktu dikit, bolehlah gue nyerocos dikit soal hal hal yang menyenangkan. tentu saja soal mas John Mayer-ku tersayang yang lagi karantina mandiri juga. dan karena kebetulan gue sedang mengalami masa masa yang lumayan sulit, boleh deh gue bahas lagu lagu dese yang sedikit banyak bertema masa masa sulit, introspeksi dan harapan. 

johnmayerwfy

In Repair

kata orang-orang sih, ini lagu orang putus. tapi kalo buat gue, lagu ini introspektif sekali, dan bukan hanya bisa diinterpretasikan terhadap love relationship. lagu ini justru seperti semacam pengakuan bahwa saat ini memang lo salah dan berada di kondisi yang ngga bagus, tapiii tentunya dengan harapan pada diri sendiri bahwa keadaan bisa berubah.

tentunya kita semua pernah dong ya berada di kondisi begini. gue pun pernah, sering malah. bahkan di umur sekarang kok kayaknya malah makin berasa hidup gue nih rusuh bener hahaha. gue tuh dulu mikirnya orang di umur late 20s tuh udah ngga bakal galau masalah remeh, udah bakal punya tujuan jelas dalam hidupnya. eh ternyata ngga juga ya. gue sekarang merasa diri gue bener bener lagi ada di fase ‘in repair’, meskipun ga jelas juga kapan reparasinya kelar atau bakal mau jadi apa. but I guess all we have to do is try, no ?

GettingThere

My Stupid Mouth

lagu ini pertama kali di release tahun 1999, dan kayaknya jadi semacam prediksi soal apa yang terjadi sama Mayer pas interview Rolling Stones, satu dekade kemudian. emang kadang nih ya, Mayer nih suka banget bocor mulutnya. apa yang ada di otak dia ya diomongin apa adanya. padahal, seperti Katy Perry bilang, pikirannya Mayer itu rumit, dan ngga banyak bisa ngerti dia. apalagi kalo dia pake metafora dan analogi. wis bubar wae wis interview-ne.

menurut gue, lagu ini menyinggung bahwa Mayer saat itu, sebenernya hanya ingin disukai dan dimengerti. apalagi dia baru aja jadi femes. masih euforia lah. saking effort-nya malah jadi kebablasan. dan hal yang sama juga bisa jadi kejadian sama kita. oversharing di media sosial, ikut-ikutan komen hal-hal yang sebenernya kita ngga ngerti ngerti amat, sampe kebawa debat terus main blokir. sebenernya buat apa sih bunda. (buat narik followers sama endorse kakaaaaaaak, hahahahaha).

tumblr_ozxk6xKb0p1w4kuqeo1_1280

Age Of Worry

gue inget banget, ketika album Born and Raised release, gue masih awal awal di Jakarta. masih penuh semangat buat kerja. dan masih punya banyak kekhawatiran soal kehidupan pribadi. waktu itu gue masih PP Jakarta – Narogong dan seringkali lembur. nah, gue pulang ke Narogong naik angkot dari Cawang UKI. lagu ini salah satu yang sering gue puter untuk menemani gue di angkot Cawang UKI – Gunung Putri. lagu ini jadi anthem gue juga saat perusahaan gue di ambang restrukturisasi dan departemen gue terancam perombakan.

kalo lo baca liriknya, isinya memang bagaimana kita bisa stay true to ourselves in time of worry. saat yang penuh ketidakpastian, saat kita bener bener ngga ngerti ada apa di depan. this song always gives me strength, karena sekarang gue pun sedang bergelut dengan ketidak pastian, terutama masalah kerjaan, sejak 3 tahun lalu (lama bener hahaha). termasuk di masa ketidak pastian gara gara corona ini. may we all stay alive in the age of worry ya nek !!

488a9ccc8ea587e99069a854317023dc

Stop This Train

buat anak anak yang kuliah di tahun yang sama dengan tahun release Continuum (baca : gue), lagu ini pretty much sum up our first year of uni. buat gue ya. jangan salah, uni lebih menyenangkan dari SMA buat gue, paling menyenangkan malah, tapi tetep ada lah ya masa masa down-nya. dan lagu ini lumayan bikin comfort dan adem di hati, ketika suasana kuliah dan keluarga lagi rusuh. oiya, gue dulu suka lagu ini tanpa tau yang nyanyi John Mayer lho mwahahaha. gue langsung suka waktu denger lagunya yang mirip suara kereta jalan, mejik pokoke.

Mayer sendiri bilang, lagu ini merupakan salah satu responnya pas mengalami quarter-life crisis dan dese semacam panik sendiri. yang udah di atas 25 pasti tahulah rasanya ya. seolah pengen memberhentikan waktu sebentar, karena kok kayaknya kita tercekik dan butuh nafas banget. belom lagi pas kita sadar bahwa jadi manusia dewasa tuh ternyata ngga seenak yang kita kira hahaha. tapi sekali lagi, hidup terus berjalan dan kita juga ngga bisa selamanya berhenti di tempat.

763850210-

Shadow Days

i used to dislike the song. karena, apa ya, terdengar bukan John Mayer. di kuping gue sih ya. faktanya, lagu ini lumayan disukai sama fans-nya Mayer kok. selain karena liriknya emang oke, juga tentu karena banyak bener teori soal lagu ini. ada yang bilang kalo lagu ini adalah farewell letter buat Jennifer Aniston, ada juga yang bilang lagu ini semacam apologi untuk nama nama yang tersebut di interview Playboy, bahkan ada yang bilang lagunya tentang coming out as gay (ya tapi abis itu pacaran ama Perry buk).

kalo menurut gue, lagu ini tentang perasaan dia soal berbagai macam hal di masa lalu yang mungkin sekarang ini dia sesali. ya skandalnya, ya interview bodohnya, macem macem lah. dia sadar dia salah, dia introspeksi sampe ilang ke Montana (ya sambil operasi granuloma juga sih), dan akhirnya ready untuk mulai awal yang baru. lagu ini juga bicara tentang speak to ourselves. orang boleh lah ngatain kita macem macem, tapi yang tahu diri kita tentu kita sendiri bukaaaan…

e8701578a74ca7e5bb46ecc24a7dbb09

War of My Life

judulnya udah menggambarkanlah ya liriknya kayak gimana. menurut gue sih lagu ini menggambarkan elo, melawan musuh terbesar elo, yaitu ya diri lo sendiri. bisa jadi masa lalu lo, kekhawatiran lo akan masa depan, macem macem deh. lagu ini dulu sempat jadi tamparan buat gue, terutama di jaman skripsi. karena ya gue baru sadar bahwa penghambat gue ya diri gue sendiri. dalem dan ngeselin ya. 

bagusnya, message lagu ini sebenernya adalah bahwa lo harus tetap fight, apapun yang lo hadapi. apalagi kalo kita melawan diri sendiri, kan ngga bisa lari ya. mau ngga mau ya harus dilawan, harus ditaklukkan. pokoknya harus yakin dan mantep dulu, fight kalo kita mau maju. pinter banget gue ngomong gini, padahal kenyataannya ya ngga gini juga hahahaha. 

aaaf535626c2be854b3beeaef6e81bf8

Why Georgia

gue kecantol sama lagu ini gara gara liriknya yang seolah menyindir gue habis habisan. tentunya karena kok menyuarakan keresahan hatiku banget (yang resahnya ngga ilang ilang dari berjuta tahun yang lalu), yang dimaktub dalam sebaris lirik, ‘am I living it right?‘. cukup bikin gue termenung sendiri dan bertanya-tanya, kemanakah hidup ini akan membawaku ? atau harusnya gue yang membawa hidup gue ? gimana sik jadinya ? pusing kan hahaha.

padahal lagu ini salah satu lagu yang sering dipake sing along pas konser lho, ternyata liriknya menohok sekali ya pemirsa. mungkin karena ini jamannya Mayer bisa buka-bukaan menyuarakan uncertainty dan doubt-nya. karena kayaknya makin ke sini liriknya makin kayak bawang bombay, alias jadi berlapis lapis. tapi tetep sih message-nya, bahwa mempertanyakan keputusan kita dalam hidup tuh ya wajar aja. merasa ragu dan khawatir itu manusiawi kok.

efd747b8e4b503ba96477d1d83a0261b

 

HONORARY MENTION

Walt Grace’s Submarine Test, Januari 1967

gue hanya bisa menyarankan untuk dengerin lagu ini sambil baca liriknya dan diresapi. ada buanyak sekali metafora dan hidden message soal kehidupan dan masa masa kegelapan di situ. sampe ada beberapa thread di reddit yang bahas lagu ini. one of the best pokoknya.

33444167243_9aa228840d_b

Gravity

ada yang ngga tau lagu ini ? (adaaa). lagu ini sering banget masuk di list best song-nya Mayer, karena memang semejik itu. saking mejiknya, buanyak bener yang ngebahas lagu ini dengan interpretasi masing masing. dan gue sendiri pas liat lagu ini dibawain live, bener bener merinding disko, asli sebagus dan sedalam itu. bahkan Mayer sendiri bilang kalo lagu ini ‘the most important song he’s ever written’. for me, approved !!

d3c4da7b26ed797de6a1e3cbf2751171

***

itulah secuplik lagu-lagu John Mayer yang mungkin bisa menemani di saat yang penuh uncertainty ini. dan harapan gue, semoga lo menemukan harapan dan kekuatan untuk menghadapi masa depan dari kata kata berlapisnya mas Mayer, seperti gue yang bolak balik find comfort dari lagu-lagunya.

sebagai penutup, bolehlah gue bagikan quote ciamik ini. smell you later !!

1722718-John-Mayer-Quote-Someday-everything-will-make-perfect-sense-So-for

PS : ada yang bilang ini bukan quote dia, tapi yastralahya.

share me your thought

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s