#152 cinta pertama bernama jogja

jogja adalah prameks di hari jumat sore. yang keberangkatannya diiringi anak anak kecil yang bertepuk tangan. dan sebaris pesan singkat agar berhati hati dan mengabari saat sudah sampai. pesan yang akan berlanjut hingga dini hari.
 
jogja adalah angkringan dan burjo yang disambangi jam tiga pagi. atas nama skripsi yang membuat otak dan fisik lelah. atas nama patah hati yang membuat hati jauh lebih lelah. dan hampir menyerah kalah.
 
jogja adalah selasar kampus, dan jalan jalan yang terbentang di antaranya. tempat kita sejenak melepas penat sambil tertawa tawa. tawa anak kecil yang sedang belajar menantang dunia.
 
jogja adalah tukang fotokopi dan penjilidan buku. yang selalu saja dikerubuti anak kuliah. mengejar cita cita tidak pernah murah. di antara kebutuhan dan dompet yang mencekik, inilah sedikit oase yang sedikit melonggarkan.
 
jogja adalah malam malam panjang yang menyenangkan. yang hingga sekarang selalu menimbulkan gelitik di hati. juga rasa rindu yang kadang menyeruak tanpa permisi. rasa rindu yang hanya bisa dituntaskan dengan mengunjunginya. kembali menatap malamnya. sekali lagi menghirup udaranya. merelakan diri dipeluk olehnya lagi.
 
jogja adalah tempat patah hati paling ajaib. ia menyembuhkan sekaligus memperdalam lukanya. luka yang berbanding lurus dengan kenangannya. dan seiring prosesnya, ia mengaburkan nama si pematah hati. dan memformalinkan sakitnya. hingga sakitnya tak lagi bernama.
 
jogja adalah senyummu, harapanmu, segala gerik gerikmu.
jogja adalah mimpimu, semua keluh kesahmu.
jogja adalah patah hatimu, tangis dan isak yang kau tahan diam diam.
 
jogja adalah tangan halus yang mengantarkanmu pada dirimu yang baru. pada kamu yang sudah selesai menangisi patah hati dan siap menemui masa depan. pada kamu yang sudah mencecap pahit dan asam. yang sudah mengerti, pada akhirnya.
 
betapa semua masa lalumu adalah benang benang yang memilin dan menjahit masa sekarangmu.
 
karena jogja adalah kamu. kamu yang baru.
 
 
 
 
 
*ditulis atas dasar kangen yang berlebihan terhadap kota paling irreplaceable :3

 

#102 memories



what is the best time in your life ? well, you may be confused answering it. because i do. i have a lot of times that i consider to be the best. but one of my favorite is surely, university. i have soooooo many memories in university, both happy and sad ones.

i spent almost all my university times being a single lady. i was so sad and thought that i was so miserable. and on top of that, i feel lonely. not much people from my high school entered my campus, so i barely knew anyone. i then joined BEM and Ikamma, where i met most of people i know nowadays. those people are hilarious and very similar with me. i love knowing them. my boarding house mates is also the best, but it’s another story.

and yesterday, in Sandi and Rani’s wedding, i met again with some of those people. some people who took the some classes with me, or people who hanged out with me in selasar. we talked, laughed, made jokes, did everything we did in the past.

you’ll never knew you missed someone until you met them after long-time separated. i met my juniors and just realized how i missed them. i never thought about it, since only few of them that close to me. but listened to them tell their story happily, i suddenly had this thought. that i shouldn’t be sad at my uni times. even if i was single, i had my friends around me. people who think i was nice and fun. they were always there. when i was looking for notes or lecturer schedule, they were always there. and suddenly i thank God i was single. God didn’t gave me just a man to love, but a bunch of nice loving people to love. and big memories to cherish.

yes, our path is now separated. but deep inside, i really hope we all can stay connected.

i start to sounds mellow, don’t i ?

so these are the photos from yesterday’s.

anjas, nia, simbah, me, toto
simbah, the Super Legendary Pak RT, me
*maap ya san pelaminan nya dijadiin bekgron doang :D*

so, cherish your memories, with your loved ones, people 😀
catch you later !!

*one of my junior said, ” i miss you gombaling, mbak”. should i really started it again ? :p

#96 Indonesia Fashion Week 2013

Japanese design !! kawaii, isn’t it ?

who doesn’t love fashion ? or at least looking at beautiful clothes, bags or shoes. well, I do love it :p. so when i heard that there’ll be IFW in JCC, i was enthusiastically looking for the information. it was held in JCC, 14 – 17 February 2013. since i will go to Jogja in friday, i decided to visit IFW in its first day, thursday. aaand, mba Aliah finally accompany me, yippi !!

so, there’s a lot of beautiful clothes and bag and shoes and accessories you can find there. and a lot of batik. you know, Indonesian actually are very creative. we found a batik seller that made beautiful dresses (though the price wasn’t that beautiful *sigh*). also clothing with cute cutting. and a lot of hijab seller. i tried to visit every stand, but one day isn’t enough. soooo many products to look at, so many stand to visit.

so here some pics from IFW.

complicated yet beautiful designs

the right one was my fave !!

found a cute elephant made from batik !!

IFW 2013 alley and stands

did i buy something ? mwahaha, it’s still a secret :p

aaanyway, i was in jogja in saturday, attended nia’s wedding. congratulations dear Ratu Donat, wish you all happiness on earth !! stay happy and fabulous 😀

grundy, me, simbah, budhe. happy and beautiful bridesmaids 😀

well, catch you later people ? cheers.

#84 : a new hello

aloha !! apa kabaaaarrr ?? hahaha. blog saya uda kayak gua diselubungi sarang laba-laba saking jarangnya dibuka. hihihi. so, terakhir posting adalah sekian bulan yang lalu dan ini baru posting lagi, LOL.

so many things happened in those 3 months. iyaaaa, sekarang saya uda bergelar lhoooo, udah lulus, hehehe. legaaaaaaa bangeeeeeett sodara-sodara. sampe sekarang kadang masih ga percaya. it was a fast track. 29 Desember di acc, 31 Desember daptar, 20 Januari pendadaran dan 23 Februari wisuda. kinda unbelievable, hehehe.

banyak banget sebenernya yang mau diceritain. kegilaan pas mau daftar (saya daftar di hari terakhir pendaftaran, jam setengah 4 pula, LOL), stress gara2 belajar ga masuk2, jadwal yang tidak disangka sangka, heboh sembunyi sebelum pendadaran, sampe pendadarannya itu sendiri. abis itu, langsung urus-urus wisuda. ah, something happened in my graduation day, sesuatu yang bikin saya ga punya poto wisuda, hahaha, tell you later 😀

terus sekarang, kerjaan saya ngapain ? terlepas dari euforia lulus, barulah saya sadar kalo ada bigger things menanti di depan sana >> cari kerja. and yes, saya pengangguran sekarang. sibuk lamar sana sini, tes kanan kiri, tapi belom ada yang nyantol. kebetulan kemaren saya ketemu guru SMA saya dan beliau berpesan, “yang penting usaha dan sabar, mbak”. iya juga ya, bismillah deh 😀

so, kayaknya itu aja deh. iya, postingan ini sekedar ngasih tau kalo saya udah lulus (makasih doanya semuaaaaa *tabik*) dan blog ini akan saya lanjutin lagi. hihi.

doain cepet nyantol ya 😀

*cheers.

#75 : AUGUST RUSH !!


ya oloh lamanya blog ini saya anggurin. uda banyak sarang laba-labanya dan makin lama makin apek. herannya, kok di statistik visitor masih ada aja yang ngunjungin ya ? haha, makluuum, namanya juga blog curhat, amazed aja masih ada yg mau buka 😀

anywaaay, salah satu alasan saya lama ga apdet ini blog adalah sehubungan tema saya di bulan agustus ini. hayoo, apa coba ? jelas bukan “Merdeka atau Mati”, saya ga senasionalis itu. bukan “Selamat Berpuasa” juga, meskipun saya emang menyambut Ramadhan dengan bahagia. tema saya simpel kok, “AUGUST RUSH”. familiar dengan kata itu ? hahaha.

ini sebenernya judul film musikal yg jadi favoritnya Uul dan Franky plus ada mas Jonathan Rhys-Meyers-nya. tapi entah kenapa kayaknya menggambarkan banget apa yang terjadi di bulan agustus. kejar-kejaran. menari di atas keyboard. ngebut. lari kesetanan. apa yang dikejar ? apa yang dikebut ? ya si tujuh huruf. sampai di titik ini, saya baru sadar, waktu saya uda ga banyak lagi buat mencapai target.

sebenernya semua berawal dari tantangan di akhir juli dari seorang teman. nantangin saya buat wisuda bareng dia. padahal saat itu saya baru bab 1, sementara dia uda selesai. well, saya kan orangnya baru gerak kalo uda terancam atau ditantang. ditambah keinginan memakai toga secepatnya. dan menulis “S1” di lembar lamaran kerja, hahaha. mulailah saya lari secepat saya bisa.

sekarang sudah mau akhir agustus. “sudah mau”, karena bilangannya sudah besar tapi belum beneran selesai. saya uda masuk bab 3. ternyata saya masih harus lari lebih cepat. harus berusaha lebih keras. ditambah adanya libur lebaran 2 minggu yang bikin panik mendadak. sekarang pun saya lagi nungguin revisi. semoga bisa lancar semuanya. semoga saya kuat berlari lebih cepat 😀

*cheers.
perpus kampus
Big Bang – With You & Somebody To Luv

#73 : melipirisme


udah sekitar 4 bulan ini saya akhirnya bawa motor juga ke jogja (ke jogjanya naik motor sendiri lho, hahaha, bangga). lumayan, kemana2 jadi jauuuuuhh lebih gampang dan hemat. errr, bensin lumayan juga sih keluarnya, lha wong saya dolan-dolan terus, hahaha.

karena uda lama ngga bawa motor, saya sempet kagok juga. bukan kagok mengendarai motornya, tapi kagok bawa motor di jalan raya. yang mau belok kanan takutlah, yang jalan paling banter cuman 40 lah, ndeso abis pokok e. apalagi di jalan gang sebelah pak ateng. meskipun judulnya gang, tapi yang lewat situ kecepatannya bisa sampe 40. di jalan raya, wow, lebih heboh. sering saya mau nyebrang jalan dan motor2 yang lewat saling kebut2an macam pembalap Grand Prix.

yah, buat yang uda pernah tinggal di jogja pasti tau gimana para pengendara motor di jogja. dibilangnya sih suka pada nekat dan ga kira-kira. asal mak wush wush aja. beda banget sama image jogja yang alus, kalem dan ngga grasa grusu. sebenernya sih ya, prinsip asal mak wush wush ini ngga cuman di jogja. di solo juga banyak pengendara motor yang gitu. tapi levelnya masih di bawah jogja, masi lebih anteng yang di solo.

tapi ada satu sikap yang paling saya sebelin dari para pemotor ini. tiada lain tiada bukan adalah melipir. tau melipir ? bahasa gampangnya sih ‘jalan melawan arus’. jadi misalnya ada jalan yang satu arah ke arah timur, nah, si motor ini jalan ke barat di jalur ke timur (jah, kok jadi ribet gini sih ?). buat yang ga ngerti hubungin saya aja deh, ntar saya kasih tau melipir itu gimana, lol.

kenapa saya sebel sama perilaku melipir ini ? pas saya masih jadi pejalan kaki alias belum bawa motor dulu, sering banget saya hampir ketabrak motor yang jalan melipir di depan gang kosan. padahal jalan di depan gang kosan adalah jalan paving block yang uda jelas satu arah. makanya kalo pas nyebrang saya biasanya cuman tengok kanan, namanya satu arah. dan mendadak ada yang klakson dari kiri, yang ternyata adalah motor melipir, nglakson seolah saya yang salah. begitu juga kalo naik motor. kayak kemaren. saya keluar dari gang langsung belok kiri (sekali lagi, jalannya searah !) dan langsung diklakson sama motor yang lagi melipir mau ke fotokopian. sebel ngga sih ? uda membahayakan orang lain, memacetkan lalu lintas, sungguh ga guna ini perilaku.

makanya, pas saya uda bawa motor, saya ogah melipir. padahal kos saya letaknya agak nanggung. mau muter kejauhan, mau belok langsung ga bisa, wong satu arah. tapi kalo saya sih dibela2in muter dikit masuk jalan kampung. yah, beberapa kali melipir memang, tapi hanya kalo jalan sepi nyenyet (biasanya kalo uda malem dia atas jam 10). and hey, bukannya melipir itu melanggar hak pengguna jalan lain ?

tadinya saya ngira yang ngelakuin melipirisme ini cuman orang2 sekitar kampung. biasanya sih ibu2 ato mbak2 yang males muter. ternyata mahasiswa juga lho. tentu bukan mahasiswa taat lalu lintas macam Nidya Judhi Astrini, tapi mahasiswa yang males muter dan memilih untuk mengambil resiko mencelakakan diri sendiri dan orang lain. mungkin buat yang uda terlatih melipir bisa melakukan dengan efisien. lha yang belom ? (no offense everyone)

yah, gimanapun melipirisme tetap pilihan. dilarang pun juga tetep banyak yang ngelakuin. so, do at your own risk, people 🙂

*cheers…
kamar kos.
l’arc en ciel – my heart draws a dream

#72 : heartbreak


saya sedih. seriously. banyak sekali rasanya yang terjadi di minggu ini dan honestly bukan sesuatu yang bisa dikesampingkan dengan mudah. hiks. mulai dari ditinggal KKN, sesuatu yang terjadi di keluarga, sampe masalah si tujuh huruf. .

tapi ada hal lain yang bikin saya semakin patah hati. masi berhubungan sama the biggest event of the year, Piala Dunia. yap, kekalahan Jerman. (gubrak). sebenernya sih di awal Piala Dunia, saya masi biasa2 aja. saya ngga njagoin siapa2. tadinya sih saya fans Oranje, tapi mengingat Dennis Bergkamp uda ngga main, jadi ya saya biasa aja.

tapi seiring masuk ke 16 besar, saya mendadak ngefans Jerman. why why oh why ? saya tersepona sama pemain2 mudanya. bukan, bukan muka ato bodinya, tapi mainnya. Bastian Schweinsteiger, Thomas Mueller dan Mesut Ozil terutama. they’re dam* good ! apalagi pas main lawan Inggris dan Argentina. gara2 uda lama ngga nonton bola, saya beneran takjub ngeliat mereka.

dan pas lawan Spanyol kemaren, saya uda heboh, yakin kalo Jerman yang bakal menang. ngeliat track record mereka pas ngalahin Argentina, banyak yang prediksi kalo mereka bakal ketemu Belanda di final, yang notabene ngalahin Brazil. bayangin dong, bakalan oh wow banget itu final. tapi ternyata, hiks, mereka kesandung Spanyol, huaaaaaa..

emang sih, mainnya jelek banget pas lawan Spanyol, tapi masi sangat-sangat tidak rela. Mueller ngga main gara2 akumulasi kartu, Schweinsteiger dipepet kanan kiri, Ozil bener2 di blok. Bahkan Lahm yang biasanya stabil juga operannya meleset semua. intinya, saya masih nyesek Jerman kalah. not that i hate Spain or sumting, tapi yaaa, hahaha, masi tetep pengen liat Jerman di final .

*menghela nafas*

seriously. saya sedih. dan kalo lagi sedih (atau galau) begini saya suka cari kata2 mutiara yang bisa sedikit mem-boost mood saya. oh, dan introspeksi. mungkin saya masih kurang doanya. masih kurang rajin sholat dan ngajinya. masih kurang ikhlas sedekahnya. masih kurang keras usahanya.

yooooooooossshhh !! harus berlari lebih cepat ! uda mulai iri sama yang uda pada kerja, haha.

*cheers.
kampus.
Park Sang Woo – a song for a fool

#66 : i hate being perantau nanggung


well, saya sedang terjebak di selasar. bingung mau kemana gara2 hujan yang terus turun (sekarang uda reda sih, tapi uda kadung pewe, lol). dan kenapa hari sabtu sore begini saya masih di jogja, tepatnya di kampus ?? bukan, saya bukan mau diapelin orang kok. tapi yah, itu cerita nanti.

i hate being perantau nanggung. seriously. so, saya kuliah di jogja, sementara asal saya adalah solo, which is jogja’s sister city, yang mampu dicapai dalam waktu 45 menit (motor/mobil), 1 jam (kereta) dan hampir 2 jam (bis). jarak yang cuman seucrit ini bikin saya diwajibkan pulang tiap akhir minggu, jumat atau sabtu.

sampe sini terdengar menyenangkan ? not really. banyak event di jogja yang ramenya hari sabtu ato minggu, huhu, sedih deh ah. dan kebetulan, ayah saya adalah orang yang berpendapat kalo keluarga adalah segalanya. jadi saat saya minta ijin ga pulang akhir minggu gara2 ada acara temen misalnya, ayah saya akan bertanya “kamu pilih keluarga atau temen kamu ?”. eaaaaaaa. yah, itu contoh paling ekstrim sih.

enaknya ? tiap duit abis tinggal pulang. saya sering pulang hanya dengan duit 10ribu di kantong. 9 ribu buat bayar prameks, terus rogoh2 receh buat ngebis, sampe deh di rumah. trus, mau pulang jam berapapun bisa, secara prameks ada dari pagi sampe malem. dan kenapa tadi saya ngamuk2 ? gara-garanya ada kuliah pengganti, saya ga tau dan (gosipnya) presentasi. jadilah saya pontang panting menembus hujan cuman demi kuliah satu jam busuk ini.

saya kadang berandai-andai. misalnya saya kuliah di tempat yang agak jauh, jakarta, bandung atau surabaya, pasti ga begini deh. ga pulang tiap minggu, ikutan banyak event, makin banyak pengalaman. huhuhu. sayang banget sih dulu ga dibolehin ambil di UI ato Unpad. tapi yah, rumput tetangga kan selalu lebih hijau. temen2 saya yang rumahnya jauh justru malah pada pengen punya rumah di solo. lebih eksotis katanya.

sebenernya, i love jogja more than solo. hahaha. suasananya, orangnya, kotanya. bahkan prameks (yang jadwalnya sungguh tidak istiqomah) pun saya asosiasikan dengan milik kota jogja daripada solo. mungkin karena saya uda bosen di solo, mungkin karena saya lebih sering dolan di jogja, entahlah. this city just, special. entah besok kalo saya udah meninggalkan kota ini (tahun ini, Insya Allah, amin), pasti kangennya ampun-ampunan.

ah, i’m being melancholic. maklum, malam minggu ga ada yang ngapelin, lol.

*cheers..
selasar kampus.
tompi – menghujam jantungku.

#65 : sum the week up

o shashiburi !!
so much things to tell this week ! mulai dari kehebohan nonton piala Thomas kemaren yang lagi2 membangunkan crush ke the most eligible Chinese badminton player, Fu Hai Feng. di susul wisuda yang semakin bikin pengen cepet2 ngebut ngerjain si tujuh huruf. daaaannn, dvd House MD season 4 – 5 uda dateng !! hahaha.

and hell yeah, saya sedang berada di masa2 antara ngerjain enggan, berhenti ga mau masalah si S. ada semangat yang menggebu-gebu (halah), tapi di sisi lain sangat gampang untuk menggoda saya menjauhi si S (contoh, ke kaliurang jam 7 pagi, hahaha). makanya harus bener2 ditelatenin ini. agustus. means juni uda kelar. kekejar ga ya ?? huhuhu.

anywaaaayyy, beberapa hari yang lalu saya nyampah di twitter. yea, tentang seorang teman yang saya ga suka attitude-nya. ga etis sih emang misuh2in orang di twitter, but at least i’m not pointing my finger on this person. tapi seriusan, emang uda helpless banget. tadinya sih saya kira cuman masalah kenal ga kenal aja, dan dia sempet baik ke saya, tapi ternyata, yah. bukannya saya benci ato dendam, we just can’t get along nicely saya rasa.

daaann, ngomong2 soal twitter, ada sumthing yg bikin excited. did i ever mention this @Anjinggombal account ?? kayaknya belom ya ? jadi, si AG ini adalah acc twitter yg fokus di acara gombaling massal, sesuai sekali bukan dengan jiwa saya. naahh, salah satu gombalan gue pernah di retweet sama AG (ga usa di tulis ya, malu). dan ternyata si AG ini mau dibukuin dan tweet gue itu masuk nominasi. aiiihh, senang deh, hahaha. semoga jadi deh nih proyek.

oh, dan LPPM belom nelpon. huahuahua. anyone, plis pergilah ke sekre dan telpon saya dari sana. *mulai hopeless*.

*cheers.
kamar kos
barry white – my first, my last, my everything

#56 beginning of the rainbow


seminggu sudah internet kosan ngadat. ternyata mogoknya si spidong berhubungan sama telpon kosan yang katanya juga jadi agak eror pasca ujan badai kemaren. hiks. alhasil, kami anak kosan pun terpaksa mencari berbagai cara mendapatkan akses internet, mulai dari kembali menjalin kerjasama dengan hasil, sampe nyari gretongan wifi, termasuk frappio. ahaha.

ada sisi baiknya juga sih, gue jadi lebih sering buka buku Sekaran sekarang, haha. juga koleksi film di laptop akhirnya bisa ditonton sedikit2. tapi sebelnya adalah, pas misalnya mau cari bahan ato buka imel dadakan. hauhauhau. anak kosan uda pada grao grao ini. oi telkoooooommmmmm, telpon sama internet dinyalain wooooooooiiiii..

anywaaaaay, gue sekarang baru suka sama Sandhy Sondoro, itu yang nyanyi Malam Biru. telat banget yak ? haha. sebenernya sih gue uda lama tahu lagunya yang Malam Biru (ya iyalah, gue kan anak gaul dahsyat gitchu), dan uda lama tahu kalo dia menang acara talent New Wave di Jerman. tapi, gue baru tahu kalo dia uda ngeluarin semacam kompilasi gitu. karena penasaran, akhirnya gue donlot.

dan ternyata, TOP bangeeeettt !! jadi gue donlot albumnya di idws, ada sekitar 10 track, tapi yang paling gue suka adalah End of the Rainbow. it’s damn great ! suaranya Sandhy keren sih pas nyanyi Malam Biru, tapi pas nyanyi End of the Rainbow, duh maaakk, kereeennn.. liriknya juga MJJ booooo’.

haha, maap lebay yak, gue kalo lagi suka sesuatu suka rada lebay. =P

well, another hot issues adalaaaahh, proposal gue belom selesaaaii. hahaha. sumpah ya, punya banyak waktu kosong itu beneran pisau bermata dua. kalo ga ngebut ngerjain proposal, ya ngebut mainnya. but thank’s God, i have those wonderful friends. yang dengan senang hati meneror gue dengan “selesaiin tuh peh proposalnya !!!”. btw, there’s another good news, tapi besok aja deh ceritanya. hihihi.

*cheers.
perpus kampus.
jamiroquai – corner of the earth.