#57 don’t judge the story


gue lagi di kampus. haha. nungguin mee-chan mau ngopi potokopian humbis. bayangin aja, uda mau uts gue belom punya bahannya. uda gitu besok kamis kayaknya gue mau bolos humbis, soalnya ada seminar rolling stone gitu di UC. kayaknya bakal TA lagid eh sama arcci. ahaha, arcci ailafyuuuuuu. muah.

aanywaay. tahukah anda kalo gue suka baca novel2 lenje keluaran harlequin production ?? haha, iyaaa, itu yang cover-nya mbak-mbak dan mas-mas dengan pose yang aduhai. entah berpelukan ato sekedar tampak belakang. haha, terlihat jelas bukan perbedaan saya dengan teman-teman yang bacaannya buku2 motivasi hidup dan revolusi marketing ??

pertama kali gue baca si gara2 kakak sepupu gue pinjem di persewaan. sinopsis di belakangnya sungguh fantastis. kalo ga salah itu Mirror Image-nya Sandra Brown. ceritanya tentang cewek yang selamet dari kecelakaan pesawat tapi dia diidentifikasi sebagai orang lain. nah, mulai dari situ gue jadi suka baca. sebut deh, gue tau semua. haha. dan ternyata ceritanya ga cuman romance based kok, ada yg detektif, malah ada yang horror. haha.

sebenernya, novel-novel kayak gini punya beberapa ciri yang sama. tokoh utama jelas cantik dan ganteng. meskipun mungkin mereka ga bisa jalan ato dalam keadaan hamil, tetep aja oke. uda gitu pasti dari awal ada unexplained attraction di antara mereka. dan selalu ada kejadian kebetulan yang luar biasa yang bikin mereka terjebak entah di gudang, di mobil ato di gua.

daan, seperti yang dibilang sama guru bhs indo gue, ciri-ciri novel adalah si tokoh mengalami perubahan nasib. dan emang iya. si tokoh pasti sedang dalam kondisi tertentu dan berubah drastis pas ketemu pasangannya. yg jelas pasti dapet jodoh. haha. sampe sekarang gue belum pernah nemu novel harle yang endingnya sedih.

salah satu novel yang ceritanya paling sedih (tapi tetep happy ending yaaa) menurut gue adalah Sarah’s Child-nya Linda Howard. dari bab 2 aja kerjaannya uda meler terus. haha. ciri berikutnya adalah, pasti ada adegan begituannya. yah relatif sih, tergantung pengarang. ada yang eksplisit sumpah, ada yang cuman diisyaratkan. tapi pasti ada.

tapi novel lenje begini ternyata penggemarnya di seluruh dunia. dan sang produsen pun ternyata cukup cerdas buat ngegarap pasar2 potensial itu. ga percaya ? kasusnya bisa dibaca di buku mejik-nya pak hani kok. pasarnya bener2 basah. bahkan harlequin sekarang punya berbagai divisi sendiri berdasar selera konsumen (market driven kah ?).

contoh, pembaca berkulit hitam lebih suka cerita sesama kulit hitam juga. terus pembaca spanyol lebih bisa menerima adegan begituan dari pembaca inggris. ada juga yang suka romance based (yang penting cinta-cintaan), ada yang suka cerita detektif, romance cuman sampingan. jadi jangan heran kalo buka web nya dan nemu banyak diferensiasi di sana.

si harle ini emang mengkhususkan pada pembaca cewek (dari tagline nya, For Women Who Loves To Read aja uda keliatan). di web-nya juga ada reading club segala. try visit them sometimes =)

udah deh. malah ntar ngelantur kemana2. yang jelas, mungkin jenis novel beginian bisa dicoba di waktu luang. ringan, fairy tale banget tapi kadang ada ‘something’-nya. haha.
oh btw, my favourite author are Sandra Brown, Suzanne Brockmann, Linda Howard and Lisa Kleypas. try them !! =)

*cheers.
perpus kampus.
SuJu & SNSD – SEOUL

Advertisements

share me your thought

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s