#34 : perahu kertas (by dee)

well, ini sebenernya unexpected post.. tadinya saya mau posting tentang seminar saya, tapi buku ini berhasil merubah daftar prioritas posting saya.. haha.. saya sebenernya tidak terlalu berminat membaca perahu kertas.. bukan apa-apa, hanya karena tidak semua karya dee bisa saya cerna dan saya suka.. sedangkan untuk tebak2 berhadiah, rasanya kok saya masih sayang.. haha..

tapi, tadi siang, waktu temen saya, arum, cerita tentang buku ini, saya sedikit tertarik.. terutama karena saya mencium bau kegalauan di dalamnya.. saya masih cuek2 sih sebenernya, bahkan ketika arum cerita dengan berapi2.. kebetulan, pas acara nonbar kos2an, saya nemuin buku ini di kamar teman saya, indah.. pas mereka nonton, saya baca deh buku ini..

saya bahkan belum selesai baca bukunya.. tapi saya sudah beberapa kali mengusap air mata.. (haha, bahasanya lebai)..

bukan, bukan karena saya merasa kisah Kugy dan Keenan mirip sama saya.. tapi, yah, for some reasons, the tears just shed.. haha.. dan kata orang, air mata itu bisa meringankan beban hati.. dan ya, ada sesuatu yang sedikit melega di sana.. saat menangis adalah saat seseorang benar2 meresapi lukanya dan saat tetes terakhir air matanya hilang, saat itu juga dia siap menyembuhkan lukanya dan kembali maju..

ceritanya sendiri simpel, mengalir dan mudah diikuti.. ringan, tapi tetap mak jleb jleb.. oh iya, saya waktu kecil sempet punya pikiran kayak Kugy.. jangan2 saya putri alien dari planet X yang dititipin ke bumi dan suatu saat akan kembali ke planet dan hidup happily ever after.. unfortunately, I’m not..

salah satu scene favorit saya adalah pas Kugy mengirim perahu kertas saat Keenan ngabur ke Bali dan entah bagaimana di saat yang sama, Keenan seakan nerima perahu kertasnya.. juga pas Kugy ngirimin salah satu perahu kertasnya dengan tulisan simpel : “semoga dia menemukan bintangnya dan kembali menemukan jalannya pulang”.. touché.

overall, nilai yang saya dapet adalah : kalo jodoh ga lari ke mana.. *gubrak*.. sejauh apapun mereka pergi, bertemu orang lain, tetap saja ga bisa.. karena hatinya mungkin sudah menemukan tempat untuk berlabuh..

nanti kalo saya uda selesai baca bukunya, saya posting lagi deh.. sekarang masi di halaman 260-an.. hoho..

is this book recommended : absolutely, terutama untuk anda yang sedang galau.. =)
so, catch u all later..
*cheers..

A & A
(dan satu lagi A kecil.. masih dalam proses mencari bapaknya)

Advertisements

6 thoughts on “#34 : perahu kertas (by dee)

  1. belum mbak, karena sama jg kayak mbak,, buku itu pnya orang lain dan nemu di rumah dia jg. nah , masalahnya orang itu di bandung *waktu aku ke bandung*
    jadi belum baca hehehhee

    Like

  2. sumpah ya 'peh.
    “A & A
    (dan satu lagi A kecil.. masih dalam proses mencari bapaknya)”
    LIKE THIS BANGET GILE LU 'NDROOO.
    A & A itu arum & ariefa kaaaan?
    HUAHAHAHAHAHAHA.

    eh komenin review perahu kertas gue juga dongs.

    Like

share me your thought

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s